Saat itu payudara Lyra telah belepotan tetesan lilin yang telah mengering. Bokepindo Patah gua PRETTTT…!! Bukan itu saja, Sule juga memasukkan sebuah dildo berukuran sebesar pisang ambon ke vagina Lyra sehingga Lyra merapatkan pahanya menahan sensasi nikmat yang ditimbulkan dari benda yang mengobok-obok vaginanya itu.“Hihihi…asyik kan Mbak Lyra?” Sule tersenyum mesum melihat Lyra yang mengerang-ngerang akibat perlakuannya itu.“Uuuhhh…enak Leee…entot gua…plisss…entotin gua, jangan nyiksa gini terussshh!” erang Lyra menggigit bibir bawah.“Nanti Mbak…nikmatin aja dulu biar lebih asoy!” kata Sule terus menetesi payudara wanita itu dengan lilinnya.Lima menit kemudian setelah lilin itu sangat pendek barulah Sule meniup apinya hingga padam. Sementara Sule makin ganas menghujam-hujamkan penisnya pada vagina Lyra. currrrr.. Tubuh keduanya mengejang, Pepi meremas kedua payudara Sabria hingga akhirnya ambruk menindih tubuh wanita itu.




















