Tapi aku tidak punya pilihan lain selain kembali kepada Nyonya Hana. Link bokep Tidak dapat dielak lagi, cairan lilin panas itu menghujani daerah anusku dan sebagian masuk ke lubang anus.Kali ini aku tidak hanya berteriak tapi juga membentur-benturkan pantatku ke tempat tidur untuk menahan sakit. Aku merasakan siksaan yang amat sakit. Aku tidak berani untuk melawan majikanku. Akhirnya, mereka berlalu juga.Kejadian seperti itu berulang terus sepanjang aku menempuh perjalananku. Tetapi Nyonya Hana hanya tersenyum.Dia lalu meneteskan lilin itu ke bagian-bagian tubuhku yang sensitif. Untungnya, malam itu aku dapat juga tidur walaupun hari sudah menjelang pagi.Keesokan harinya, aku dibangunkan secara kasar oleh Nyonya Hana pagi-pagi sekali. Dia kemudian memerintahkan aku untuk mengotori seluruh badanku dengan lumpur sungai yang ada di situ. Aku adalah seorang mahasiswa semester akhir. Semenit kemudian, dia sudah berdiri di belakangku.Dia lalu mendekatiku dan berkata, “Hei budak, kamu adalah




















