No info
Kunjungan kedua orang tua kami berakhir pukul 23.30 malam, kejadian tadi membuatku bingung harus bersikap seperti apa. Saat itu ku sadari bahwa sekarang dalam diriku tidak hanya ada cinta, tetapi juga ada nafsu untuk istriku Ida. Bokepindo “ennnaaakk,,,” ujar Ida
“mmhh …guuee….keelluuaarr..” jerit ida
Orgasme Ida disusul olehku, senang sekali melihatnya malah tertawa diakhir permainan kami. Hanya bisa tertawa, kami berdua tertawa sejadi-jadinya melihat perbuatan kami tadi. Ida menyambutku dengan senyum penuh rasa sayang, ku rebahkan tubuhku disampingnya. Sambil memegang sekaleng minuman dingin, perlahan kutempatkan tubuhku tepat disampingnya. Hanya bisa tertawa, kami berdua tertawa sejadi-jadinya melihat perbuatan kami tadi. “beb?,,, bebek kali?” jawabku bercanda
“iiih tuh kan bercanda lagi, teus maunya dipanggil apa?” tanya Ida lagi,
“terserah kamu deh…” ujarku sambil mengucek-ngucek mata.Mulai pagi itu, di kantor hidupku terasa semakin indah.





















