“Terima kasih”“Aku cinta kamu mbak”, kataku.Mbak Dewi menatapku. Mbak sewaktu-waktu saja ke sana”, katanya. Bokep stw Mbak Dewi meremas rambutku, menjambakku. Kudorong maju mundur, posisi normal ini membuatku makin keenakan. Aku memberinya sebuah gaun berwarna hitam yang mewan.“Indah sekali, berapa harganya?”, tanyanya.“Ah nggak usah dipikirkan mbak”, kataku sambil tersenyum. Mbak Dewi masih di pelukanku. Dan memberikan sebuah kotak hadiah.“Apa ini?”, tanyanya.“Kado, mbak Dewikan ulang tahun hari ini”,Ia tertawa. Ia memakai tshirt ketat. Kalau sekarang aku menemukan cinta tapi sulit mengatakannya”“Masa’?”“Iya mbak, orangnya cantik, tapi sudah janda”, aku mencoba memancing.“Siapa?”“Mbak Dewi”.Ia ketawa, “Ada-ada saja kamu ini”.“Aku serius mbak, nggak bohong, pernah mbak tahu aku bohong?”,Ia diam.“Semenjak aku bertemu mbak Dewi, jantungku berdetak kencang.




















