Kami tampak begitu bahagia dan serasi. Bokep barat Malang sekali nasibmu Bimo kakakku…Sesampainya di kantor pertama kali yang kulakukan adalah menelpon Bimo saudara kembarku.“Bim, tidak perlu menunggu sampai seminggu, barter ini selesai di sini saja ya. Aku memang tidak terlalu kuat dengan dingin AC.Aku tidak bisa nyenyak dalam tidurku, jujur aku merasakan suatu kebosanan dengan kehidupan rumah tangga ku. Penghasilanku sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan rumah tangga kami.Namun seiring berjalannya waktu, Yuni telah berubah di mataku. Kita memang saudara kembar, namanya Bimo, dia lebih tua 10 menit dariku, sehingga antara kami berdua tidak ada yang memanggil kakak atau adik melainkan langsung dengan nama kami masing-masing.“Begitulah Bim, masalah berat yang sedang aku hadapi”Kening Bimo langsung berkerut pertanda sedang berfikir setalah mendengarkan panjang lebar curhatku, tidak lupa usulan teman-temanku Rudi dan Rio aku sampaikan kepadanya.Bimo telah menikah juga dan baru dikaruniai 1




















