Tanpa berkata satu katapun aku berjalan pergi meninggalkannya, seperti belum yakin kalau semua ini sudah terjadi. Matahari mulai menampakan diri di ufuk timur, kuputuskan untuk keluar dari kamar ku untuk membuat secangkir kopi di dapur. Bokepindo Oleh karena itu beberapa lama kupikirkan hingga
“kamu nggak mau yah.,, nggak apa-apa deh kalo gitu” ujar Ida dengan nada sedikit kecewa
“nggak ,, gue cuma..” perkataanku terhenti
“Cuma apa…?” tanya Ida
“belum pernah ciuman…” ujarku malu-malu, mukaku semakin merah saat selesai mengatakannya. Sepanjang malam tidak ada satupun dari kami yang memutuskan untuk membuka pembicaraan terlebih dahulu. “astaga,.. “dibales dong” ujar Ida di sela-sela serangannya ke bibirkuKubalas ciumannya dengan cara yang sama seperti yang dia ajarkan. Dirumah, Ida ternyata pulang lebih cepat.




















