Mungkin a quicky morning akan melupakan Felly. Bokepindo Omongannya yang menceritakan pengalaman dua tahun berpisah denganku tidak kudengarkan.Akhirnya acara makan siang selesai jam 14.00 dengan janji kami bertemu lagi nanti sepulangku dari kantor. Tidak juga. Terus terang aku tahu bahwa namanya Oghe hanya dari struk pembayaran. “OK, sambungkan..!” Entah mengapa lidahku sulit diajak kompromi kalau sudah soal Felly. Setengah jam kemudian aku telah lupa bahwa aku sudah tidak ingin lagi bertemu dengan Felly. Gosh, these girls are so easy. Sebenarnya tidak ada apapun yang mengganggu pikiranku. “Masih saja jadi petualang,” katanya sambil duduk di hadapanku, “Tapi masih tetap seperti dulu. “Hey Ricky.”
Aku mendongakkan kepala. Ia memapahku berjalan menuju mobilku. Aku duduk. Kususupkan tangan kananku ke balik kaus dalamnya, masuk ke dalam BH-nya. Main dobel. Kulihat Oghe begitu menikmati tugasnya sebagai bartender. Pernah dengan setianya menemaniku beberapa tahun.


















