Memang pada dasarnya aku ini sifatnya agak pemalu, tapi kupaksakan juga akhirnya.“Mo minum apa Vhira..?” kataku melepas rasa maluku.“Apa aja deh Ndree. Bokepindo croott..!” Aku menyemburkan lahar panasku ke dalam mulut Vhira. Cepet masukin..!” katanya manja. mana ada yang mau sama Aku..?” jawabku sedikit berbohong.“Ah bohong Kamu Ndree..!” ucap Vhira sambil mencubit lenganku. Sudah jauh-jauh datang ke Bandung, nyatanya orang yang dituju lagi pergi, padahal sebelumnya Edi bilang bahwa dia tidak akan kemana-mana.“Udah deh Vhira.., mungkin rencananya itu diluar dugaan.., jadi Kamu harus ngerti dong..!” kataku sok bijaksana.“Kalo sekali sih nggak apa Ndree, tapi ini udah yang keberapa kalinya, Aku kadang suka curiga, jangan-jangan Dia punya cewek lain..!” ucap Vhira dengan nada kesal.“Heh.., jangan nuduh dulu Vhira, siapa tau dugaan Kamu salah, ” kataku.“Tau ah.., jadi bingung Aku Ndree, udah deh, nggak usah ngomongin Dia lagi..!” potong Vhira.“Terus mau ngomong




















