Mbak Darsih memberiku kamar belakang yang dulu ditempati oleh ibu. Bokeb Saat itu aku kelas tiga SD. Tak terasa, sudah satu tahun kami hidup bertiga. Kalau dulu aku sering tidur di bale-bale, sekarang aku lebih leluasa tidur di kamar. katanya. Mbak Darsih mempunyai beberapa rumah peninggalan almarhum suaminya yang dia kontrakkan.Sebagai rasa terima kasih, aku berusaha tidak menolak jika disuruh apapun olehnya, karena kadang mbak Darsih juga memberiku upah, meski kadang aku haruspergi melintasi kampung lain untuk berbelanja memenuhi permintaannya.Sifat lain dari mbak Darsih yang aku suka, dia bukan tipe orang yang malas. Hal itu sempat membuat keluarga kami shock, khususnya kakek, dia tak menyangka akan ditinggal oleh nenek secara mendadak. Aku tak merasa aneh karena aku sudah sering melakukan itu.




















