Ternyata belaianku membuat Kiko terbangun. Bokep jepang Tawanya lucu sekali seperti anak kecil. Jari tengahku mulai berani menembus celah basah itu.Wah, sempit juga. Oh ya, pada saat ini, pakaian saya sudah tinggal boxer shorts dengan kemeja digulung saja. Wah masih belum tune, sebab yang keluar hanya suara desis dari mulut Kiko yang lama-lama keenakan. Lalu perlahan-lahan Makiko mulai mencoba memasukkan si Jendral ke liang vaginanya dengan bantuan tangannya. Kami lalu duduk di sofa kulit empuk. Jadilah kami berdua totally naked and ready to pump.Perlahan kugesekkan si jendral ke medan pertempuran. Hehehe. Tangan satunya kini menyelinap di antara pahanya dan pahanya semakin dirapatkan. Kukeluarkan segenap benih cintaku ke dalam mulut Kiko yang terus menyedot. Woow… rasanya panas, kontras dengan hawa kamar yang dingin.




















