Irama house bercampur sedikit latino mengundang para pengunjung untuk menggerakkan badannya.Segera saja lantai disko yang tadinya tidak begitu ramai mendadak dipenuhi pria dan wanita yang bergoyang dengan panasnya. Bokeb Nick dan Susan keluar terakhir, berusaha agar tidak terdorong masuk kembali oleh kelompok yang hendak memasuki lift. Mungkin dengan sedikit refreshing Ia akan berhasil melupakan Tessa dari pikirannya, paling tidak untuk malam ini saja. Ia sendiri mulai meraba punggung dan leher Susan, lalu berlanjut ke samping, ke arah payudara dan perut yang langsing menantang. Dikecupnya kening gadis itu lembut. Ia tahu Tessa bukan perawan ketika pertama kali tidur dengannya, tapi bukan masalah besar baginya.Ia tidak ingin menjadi munafik, berlagak seperti seorang suci padahal dirinya sendiri bergelimang dosa.Tapi benarkah yang dicarinya hanya kenikamtan semata?




















