agggghhh.. Bokepindo argh.. Setelah itu Mama Weni duduk di Sofa dan sekarang aku yang jongkok di hadapannya. Keesokannya,
Sabtu Pagi ketika aku terbangun dan menuju ke kamar makan kulihat Mama Weni sudah mempersiapkan sarapan yang rupanya nasi goreng, makanan favoritku.“Selamat Pagi, Tom…”“Pagi… Ma, wah Mama tau aja masakan kesukaan saya.”“Kamu hari ini mau kemana Tom?”“Tidak kemana-mana, Ma… paling cuci mobil…”“Bisa antar Mama, Mama mau antar pesanan berlian.”“Ok.. lidahmu Tom… agh, eena… enakkkhh.. Aku baru pertama kali ini melihat tubuh ibu mertuaku yang toples.“Tom, koq bengong, khan Mama sudah bilang, Mama kesepian…”“iya… iya.. Aku pun bangga mempunyai istri secantik dia. kamu bisa aja…”“Iya.. Aku yang sibuk sekali dengan bisnisku, sementara Mama Weni juga sibuk, kami jadi kurang banyak berkomunikasi tapi sejak istriku jadi bintang sinetron 6 bulan lalu, aku dan Mama Weni jadi semakin akrab malahan kami sekarang sering melakukan hubungan suami




















