Mereka melihat ke aku lalu kembali asyik dengan obrolan mereka dengan cueknya.Aku melihat ruang sebelah lagi. Jadi sama-sama dan tidak perlu malu. Bokeb Jadi kalau mas mas ini berdua mandi dengan bertelanjang bulat, aku haruslah bijak, tidak boleh berpakaian karena mungkin akan menyinggung adat dan kebiasaan mereka. Antara malu dan tak mengerti yang terjadi.bersambung Kukocok perlahan, Sentot meringis kegelian atau perih. Aku tidak begitu mempedulikan semua itu.Sentot begitu nama penjagaku selain pak Marto Tua yang hobinya tidur.“Tot, kamu segede ini pernah coli gak?”Kumulai percakapan ke arah yang tepat.“Apa itu mas?”Kuperkirakan awalnya awal duapuluhan atau mungkin belum sampai dua puluh. Aku hanya mengamati mereka menggantikan tempat dua orang tadi. Kenapa aku dipanggil tuan? Tempatnya dekat dengan perumahan penduduk tapi daerah itu sendiri cukup sepi. Untung saja gelap jadi aku yakin mereka tak akan melihat jelas bentuk kontolku.“UH!” aku agak berteriak kaget




















