Tak lama kemudian terdengar bunyi lain
di lorong itu, sebuah suara orang melangkah, suara itu makin mendekat sehingga mengundang perhatian
dokter itu.“Siapa tuh ya, malem-malem ke sini ?” tanya dokter Yoga dalam hati.Suara langkah makin terdengar, dari tikungan lorong muncul lah sosok itu, ternyata seorang gadis
cantik berpakaian perawat dan berjilbab lebar. Bokep Kemudian ia berlutut di lantai, ditatapnya kemaluan suster alim itu yang ditumbuhi
bulu-bulu yang lebat, bulu itu agaknya rajin dirawat karena bagian tepiannya terlihat rapi sehingga
tidak lebat kemana-mana.Farah dapat merasakan panasnya nafas pria itu di daerah sensitifnya. Suster itu tidak bergeming, tidak ada tanda-tanda penolakan walau wajahnya masih
terlihat marah.“Satu…” suster itu mulai menghitung namun orang itu malah makin kurang ajar, dan tangannya makin nakal
menggerayangi paha yang indah itu, “dua…!” suaranya makin serius.Entah mengapa suster itu tidak langsung beranjak pergi atau berteriak saja ketika dilecehkan seperti
itu.




















