Aku meringis keenakan. Maklum de om anak kedokteran”. Bokeb “Panjang gak”. Tambah lama makin keraslah kon tolku sehingga ngaceng sempurna.Ayu kutunggingkan, ayu bertumpu ditembok kamar mandi, kakinya kurenggangkan dan aku jongkok dibelakangnya. “Cepat banget Yu, aku belum apa2″ jawabku sambil mempercepat lagi enjotan kontolku.Akhirnya ayu menjerit keenakan “Om, Ayu nyampe om, aah”, ayu menggelepar2 kenikmatan. Terasa hangat sekali emutannya.“Om, gede amat, cuma muat kepalanya ja dimulut ayu”, dia meneruskan emutannya. “Sarapan paginya kon tol lagi ya Ay”, kataku tersenyum. “Ayu mau kok tiap malem empot kon tol om”, katanya. Cukup lama itilnya kuemut sampai akhirnya kakinya kuturunkan lagi keranjang, ayu mengangkangkan pahanya karena dia tau sebentar lagi pasti kontolku masuk.




















