Feri terus memperhatikan membuntuti Rissa dari kejauhan dengan rasa kesal dan penuh dendam. Crottttttttttttttttttt…. Bokeb Dia selalu memberi uang pada pengamen maupun preman yang ada di metromini tanpa diminta sekalipun.,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Posisi Rissa saat itu berada disela tempat kencing pria semabri jongkok dan tangan terikat. awas kalau sampai loe teriak bakal gue bunuh loe disini, ” ucapnya mengancam Rissa.“ Iya Bang, Ampun Bang, maafin saya Bang… Saya bakal kasih uang berapapun asalkan Abang melepaslkan saya, ” ucapnya ketakutan sembari terduduk dilantai dan memegangi perutnya yang kesakitan.“ Arggghhhh… udah diem loe, gue nggak butuh duit loe, ” ucapnya dengan nada kesal dan penuh dendam. Beberapa saat metromini-pun berjalan, Rissa yang berada di bangku paling belakang terus mengawasi Rissa yang ada didepan, hal itu tida disadari oleh Rissa.Metromini terus berjalan lagi, sampai pada akhirnya metrominipun berhenti didepan sebuah Mall untuk mencari penumpang lagi.




















