Tatapan matanya sangat mengerikan saat memandangi daerah selangkanganku, seolaholah seperti monster lapar yang siap memangsaku. Bokep mom Hhmm.. Terlintas di benakku saat itu kolam renang, ya mereka pasti di sana.Aku segera menuju kolam di belakang untuk memastikan. ooh..! Iya Pak, tolong kita bisa bayar berapapun asal kalian kembalikan klisenya. bentakku sambil menepis tangannya dan mendorongnya. mereka berdua tertawatawa memandangi kami.Baik, kalau gitu serahkan klisenya, dan Bapak boleh pergi dari sini. Aku merasa sangat lelah, napasku terengahengah dan menangis terisakisak apalagi saat kudengar mereka tertawatawa dan mengucapkan katakata yang merendahkan kami, makin panas saja telinga dan hatiku.Pak Riziek masuk ke dalam dan tidak lama kemudian ia kembali dengan 2 gelas air, disodorkannya gelas itu padaku dan Rina yang dibangunkannya dengan menyiram air kolam. umpatku dalam hati. Aku juga tidak tahu harus bertanya pada siapa lagi saat itu karena saat itu kedua orangtuaku




















