Sambil menjilati ereksi Bram, Tia terus menahan rasa malu dan segan. “Masih mau bohong?” katanya sengit. Bokeb Dia orgasme gara-gara khayalan tadi.“Ah… hah… ah…” nafas Tia tersengal-sengal setelah mencapai klimaks. Citra, kakak ipar Tia, menyandarkan punggung ke kursi salon yang didudukinya sambil membuka satu per satu foto-foto itu. Yang jelas dong?”Tia terdiam sebentar lalu berkata, “Masukin kontolmu ke memekku Mas…” dengan malu-malu.“Bagus… kamu udah bisa ngomong kayak mereka,” celetuk Bram, sambil menyodok memek istrinya.Tia tidak menjawab, dan cuma mendesah karena nikmat. Sekarang istrinya itu terlihat ketakutan. Tia terbatuk, berusaha mengeluarkan mani Bram dari dalam mulutnya. Tia menurut, berharap Bram melanjutkan ronde 3. Dipepetnya Bram ke tembok, sambil masih memegang pangkal dasi Bram—seperti siap mau mencekik. Dia sudah tidak merasa jadi diri sendiri sejak pertama kali Citra selesai mempermak habis penampilannya dan dia melihat sendiri mukanya di cermin.




















