Hatiku terasa sangat kacau, antara kaget, bingung dan
napsu bercampur menjadi satu.Kuperhatikan Hanik berbisik lagi kepada lelaki itu, Si lelaki mengangguk, tersenyum, mencium pipinya. Loe kan kakinya doang yang wanita, sisanya waria..”
sambaran maut Gary yang demikian membuat Eddy mati kutu.“Jadi..” lanjut Gary, “Setuju nggak?”Kami saling berpandangan. Bokep Tangan kanan Hanik terlihat turun ke pantat Si lelaki dan meremas-remasnya kuat. Tangan kiriku meremas buah dada kirinya dengan gemas. Minuman gue ampir tumpah! Gue akuin deh bini lu, broer!” jakun Gary naik-turun.Aku tersenyum saja sambil pura-pura tidak begitu peduli dan menyalakan rokokku. Lho, ternyata ada air mata di kedua pipinya.“Maafin aku, sayang.. Entah yang keberapa
batang.Gerakan yang memutar itu kemudian berganti. Tak sepatah katapun keluar dari
mulut istriku.“Are you OK, babe?” tanyaku pada Hanik, tanpa menoleh, dalam perjalanan pulang kami di dalam mobil.Mobil ini adalah sebuah BMW seri 5 terbaru yang merupakan hasil kerja kerasku




















