Dengan cepatnya aku menumpahkan spermaku ke dalam kemaluannnya dan begitu banyak spermaku dalam memek santi “OOooouuugggghhhh…. XNXX kita baca bareng yuk..” Kataku sambil menggoda Santi.Namun dia menarik tanganku “Sudaah aaah.. Karena hal itu kini menjadi hal yang tidak lagi tabu untuk di lakukan.Layaknya dalam cerita sex yang dengan gampang atau dengan mudahnya dapat kita akses di internet. aaagggghhh..” Nikmatnya cerita sex ku kali inisanti juga tersenyum melihat aku mendesah bahkan mengerang dengan kerasnya diaun berbisik lirih padaku “Jangan bangaun lagi Bara sayang.. eeeeeeuuuggghh… aaaaagggghh… aaaaaggggghh… aaaagggggghhh..” Akupun melakukan hal yang sama dengan Santi, mendesah sesuai dengan gerakan tubuhku di atas tubuhnya. jangan katakan kamu jealous padanya karena aku sudah nggak ada perasaan sama dia..” Aku tetap menatap kedepan.Tapi tanganku membelai rambut Santi sambil berkata “Iya sayaang.. maaaafff.. eeeeeeuuuggghh… aaaaagggghh… aaaaaggggghh… aaaagggggghhh..” Akupun melakukan hal yang sama dengan Santi, mendesah sesuai




















