Muncullah Elang tanpa sayap yang tegak itu.Aku mulai memegang penisku sendiri sambil memikirkan perempuan tersebut. Masssssss….. Bokeb Ahhhh….” Jawab Cewek itu.Tetapi kata kata tersebut mulai melemah dan pada saat tangan kananku mulai membuka bagian paha cewek itu, dia sepertinya tidak menolak. Aku menghembus napasku dalam-dalam dan berkata. Tangan kananku mulai menurun dan memegang bagian feminim wanita tersebut. Sesampai di kamar hotel, aku berbaring di ranjang dan memikirkan perempuan tersebut. Jadi aku mendekatkan kuping wanita itu dan mengatakan sesuatu. Aku agak terbengong sejenak dan tiba-tiba.“Ada apa pak?” tanya cewek itu.“Eee Saya ingin memesan kamar.” Jawabku.“Mau pesan yang mana mas?, disini ada tiga macam kamar.” tanya lagi dengan menunjukan papan harga tiga kamar.Aku agak bingung memilih kamar karena aku terpesona oleh kecantikan gadis ini.“Saya ingin kelas menengah” Jawabku setelah berusaha menghilangkan melamunnya.“Harganya Rpxxx” Jawab cewek itu.Lalu aku membayar uang tersebut.




















