Dengan janji kami jalan bareng lagi. Bokep jepang Aku duduk. Aku benar-benar tidak kuat untuk stir mobilku. dengan dada berukuran 34B. Benar-benar butuh refresment hari itu. Ternyata..?Tidak ada yang jelek dari Felly. Itu yang ada di otakku. Dia selalu cemberut kalau aku keluar bersama cewek. Ia memapahku berjalan menuju mobilku. Terus terang untuk berdiri pun aku sulit saat itu. Aku merasa sudah tidak tahan lagi. Memang ini hari sialku.Apa tidak ada yang bisa bikin aku lebih sial lagi? Felly lagi. “Bilang aku sedang keluar kantor,” balasku di interkom, “Kamu ke sini sekarang, jangan lupa kunci pintu kalau masuk.”
“Ah, Bapak.”Indri sekretaris terbaik yang kumiliki. Dan teringat Felly. 2 tahun yang lalu aku pikir aku sudah terbebas darinya. Kadang-kadang aku berpikir dibayar pun tidak mau aku untuk tidur dengan mereka dengan wajah mengerikan yang mereka miliki.




















